Home Restaurant Bar & Club Hotel Spa & Beauty Gym Shopping Phone Directory News Event Promotion Gallery Theater Movie Finance Recipe Traffic Tender Indonesia Metro TV Info Kost
Tender Indonesia
PT KBN akan bangun pabrik semen Batavia
Thursday, 04 July 2013
PT KBN akan bangun pabrik semen Batavia
(Manufaktur)
PT Kawasan Berikat Nusantara akan membangun pabrik semen pada September tahun ini untuk memenuhi kebutuhan semen di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.  

Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara Sattar Taba menjelaskan perseroan akan membangun pabrik semen dengan merek semen Batavia di kawasan C4 Pelabuhan Marunda.  

"Sekarang kami lagi persiapan studi kelaikan,  perizinan,  membahas merek hingga Agustus 2013.  Mungkin namanya semen Betawi," katanya. 

Menurutnya manajemen Kawasan Berikat Nusantara menargetkan pada September 2013 dapat melakukan pemancangan tiang pertama pembangunan pabrik semen  tersebut dan ditargetkan dapat beroperasi pada 2014. 

Pembangunan pabrik semen itu,  imbuhnya,  diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 600 miliar bila menggunakan peralatan dari China dan jika menggunakan peralatan asal Eropa maka membutuhkan anggaran Rp 800 miliar. 

Manajemen Kawasan Berikat Nusantara menargetkan pada Juli 2014 peralatan packing semen dapat selesai dibangun dan pabrik semen itu dapat beroperasi pada akhir 2014. 

Dia menjelaskan pabrik semen tersebut pada tahap awal ditargetkan mampu memproduksi 3 juta ton semen per tahun dan diharapkan dapat memenuhi permintaan semen di wilayah Jakarta dan sekitarnya.  

Pembangunan pabrik semen itu,  imbuhnya,  sangat potensial karena salah satu anak usaha Kawasan Berikat Nusantara dan PT Karya Teknik Utama yaitu PT Karya Citra Nusantara juga merencanakan akan membangun dua dermaga baru di kawasan C4 Marunda sehingga dapat mendukung sejumlah kegiatan industri.  

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari,  anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD). 
Sumber: tender-indonesia.com
Back to Tender Indonesia Index
Go to Desktop Version
back to top